Loading..

Silakan tunggu sebentar

  • Masuk
Panduan SMM

Cara Menggunakan API SMM: Service List, Create Order, Status, dan Keamanan Key

Panduan dasar integrasi API SMM untuk mengambil daftar layanan, membuat order, memeriksa status, dan menjaga keamanan API Key.

2026-09-27•8 menit•API & Reseller

API memungkinkan aplikasi atau panel lain berkomunikasi dengan sistem secara terprogram. Integrasi sebaiknya dimulai dari dokumentasi resmi, lingkungan server yang aman, dan pencatatan response untuk setiap request.

Simpan kredensial di server

API ID dan API Key adalah kredensial rahasia. Jangan menaruh key di JavaScript frontend, aplikasi publik, screenshot, atau repository terbuka.

Ambil daftar layanan

Gunakan endpoint service list untuk memperoleh ID layanan dan data yang diperlukan. Jangan mengandalkan ID yang tersimpan lama tanpa mekanisme sinkronisasi.

Buat order dengan idempotensi aplikasi

Sebelum retry request create order, pastikan aplikasi Anda dapat membedakan request pertama dan retry. Ini membantu mengurangi risiko order ganda ketika koneksi timeout.

Simpan provider response

Catat request ID internal, Order ID yang dikembalikan, status HTTP, dan response API. Log yang terstruktur mempercepat troubleshooting.

Periksa status secara wajar

Gunakan interval polling yang tidak berlebihan atau webhook bila tersedia. Rate yang terlalu tinggi dapat menambah beban tanpa mempercepat proses order.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah API Key boleh ditaruh di frontend?
Tidak. Simpan API Key di backend/server yang Anda kontrol.
Apa yang dilakukan jika create order timeout?
Periksa apakah order sudah terbentuk sebelum mengirim ulang request untuk menghindari duplikasi.
Di mana melihat endpoint yang tersedia?
Gunakan halaman Dokumentasi API pada akun KamuPedia.
Cek layanan dan harga yang sedang aktifGunakan katalog aktual sebelum membuat transaksi.
Daftar Layanan